These are my works ^-^

Minggu, 28 Desember 2014

Antara Aku, Ilalang dan Sereh



Antara Aku, Ilalang, dan Sereh
By : Selli Tiolita Hasibuan


Aku telah lama jatuh cinta pada ilalang. Kau tahu, sudah hampir tiga tahun aku mengaguminya. Namun, betapa aku sangat takut untuk menjamahnya. Bersebabkan pinggiran daunnya yang tajam, membuatku takut kalau-kalau tanganku tersayat dan berdarah. Jangankan menjamahnya, untuk sekadar dekat pun, aku merasa was-was. Takut, kalau saja angin meniupnya dan menyayat kulitku. Pedih.
Usahlah aku mendekat dan menjamahnya, melihatnya dari kejauhan pasti lebih indah dan lebih baik. Jika tak mampu juga aku melihatnya dari kejauhan, tak apalah, biar aku hanya melihat gambarnya dan memajangnya di dinding kamar.
Namun apalah daya bila aku masih tak mampu untuk melihat gambarnya, bersebabkan aku takut kalau-kalau gambar itu menjelma menjadi nyata dan menyayat luka yang bernanah. Perih.
Oleh sebab itu, biarlah ku rekam bayangnya dalam memori ingatan imajinasiku.
Namun hari ini, aku bertemu dengan sereh. Kau tahu sereh? Ia sangat mirip dengan ilalang. Kau pasti tahu kan? Dan aku jatuh cinta padanya. Aku tak tahu mengapa aku begitu menyukainya. Mungkinkah karena harumnya? Atau karena ia sangat mirip dengan ilalang? atau mungkin benar, karena wangi nya yang memesona. Daunnya pun tak setajam ilalang. Tampaknya ia lebih bersahaja dan ramah.
Tapi aku masih memiliki ketakutan yang sama seperti sebelumnya. Takut kalau ternyata pinggiran daunnya akan ber-evolusi dan semakin tajam melebihi ilalang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar