These are my works ^-^

Selasa, 17 Februari 2015

Dialah Ibuku, yang Kusebut sebagai Mentariku

Dialah Ibuku, yang Kusebut sebagai Mentariku
By : Selli Tiolita Hasibuan

Aku tak pernah mengenal wanita setegar Ia sebelumnya
Ia adalah sosok yang memberiku contoh kerasnya kehidupan
Ia adalah wanita yang menunjukkanku betapa aku harus berjuang
Ia adalah sosok yang sangat cerewet, namun penyayang
Dialah Ibuku, yang kusebut sebagai mentariku.

Jari-jari kakinya yang keriput menunjukkan betapa Ia sangat lelah mengelilingi pajak setiap pagi demi kami, anak-anaknya.
Kantung dimatanya menunjukkan betapa Ia sangat letih untuk bangun sangat pagi dan tidur terlalu larut.
 Berat tubuhnya yang menyusut menunjukkan betapa kerasnya hidup yang Ia jalani.
Dialah malaikatku yang dikirimkan oleh Allah untuk menjagaku.

Ia bukanlah sosok yang cantik seperti ibu-ibu kebanyakan, yang sibuk memoles wajahnya secantik rupa dengan menggunakan cream-cream mahal. Bukan.
Ia juga bukan wanita yang bergelar sarjana dibelakang namanya. Namun semangatnya untuk menjadikan kami bergelar sarjana sangatlah kuat.
Ia juga bukan wanita yang memiliki gelar Hj. Didepan namanya, namun kelak InsyaAllah, itu akan terwujud.

Ibu, izinkan aku mengukir senyum merekah dibibirmu
Menghilangkan semua beban yang selama ini kau pendam sendiri, seolah engkau tak punya masalah apapun.
Melenyapkan segala letih diwajahmu dan menggantinya dengan kebahagiaan.
Menggandeng tanganmu ke Jannah. Bersama abadi selamanya didalam Syurga-Nya. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar